Rujukan Islam

  • features

    1. home

    2. book

    3. Imam Musa Kadzim

    Imam Musa Kadzim

    • Sayid Mahdi Ayatullahi
    • Ammar Fauzi Heryadi
    • 1
    download

      Download

    Imam Musa Kadzim
    4 (80%) 2 vote[s]
    description book specs comment

    Imam Musa Al-Kazim as. lahir pada hari Ahad, bertepatan dengan 7 Safar tahun 120 H, di sebuah lembah bernama Abwa yang terletak di antara Makkah dan Madinah. Ibunda beliau bernama Hamidah. Imam as. mencapai kedudukan Imamah pada usia 21 tahun.

    Abu Bashir menuturkan, “Kami bersama Imam Ja’far melakukan perjalanan ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Tidak lama setelah tiba di sebuah tempat yang dikenal dengan Abwa dan menyantap sarapan pagi di sana, Imam mendapat kabar bahwa Allah swt. telah menganugerahinya seorang putra.

    Dengan penuh suka-cita Imam Ja’far segera menemui istrinya, Hamidah. Tidak lama kemudian, beliau kembali dengan wajah berseri dan berkata, “Allah swt. telah memberiku seorang anak. Kelahiran putraku ini merupakan anugerah terbaik dari- Nya”.

    Ibundanya bercerita bahwa ketika putranya lahir, ia merebah sujud dan memanjatkan rasa syukurnya kepada Allah swt. Perbuatan ini merupakan tanda imamah beliau.

    Saat tiba di Madinah,   Imam Ja’far Ash-Shadiq as. menghidangkan jamuan makan selama tiga hari, mengundang orang-orang miskin dan orang-orang yang tertimpa kesusahan.

    Ya’qub Sarraj menuturkan, “Aku mengunjungi Imam Ash-Shadiq as. di Madinah. Aku melihatnya berdiri di dekat ayunan putranya, Musa Al-Kazim as. Aku mengucapkan salam kepada beliau, dan dengan tatapan yang cerah beliau membalas salamku. Beliau berkata, ‘Mari mendekat kepada Imam dan sampaikan salam padanya’. Aku mendekatinya dan menyampaikan salam. Imam Ja’far berkata, ‘Allah swt. telah menganugerahimu seorang putri dan engkau telah memberinya nama yang kurang pantas untuknya. Pergilah dan gantilah namanya’.

    Ibunda Musa Al-Kazim as. adalah seorang kaniz (budak) yang dibeli oleh Imam Ja’far. Meskipun demikian, ibunda telah mendapatkan pengajaran ilmu dari Imam Ja’far as., yang menjadikannya sebagai wanita yang memiliki keluasan ilmu dan kecakapan dalam bidang ilmu-ilmu agama. Sehingga, terkadang Imam Ja’far meminta para wanita untuk bertanya masalah-masalah agama kepadanya.

    Periode kehidupan Imam Musa Al-Kazim as. dapat dibagi menjadi 2 bagian:

    1. Kehidupan beliau bersama ayahandanya di Madinah selama 20 tahun. Periode ini berlangsung sebelum beliau mencapai Imamah.

    Masa-masa awal perlawanan, pemenjaraan dan pengasingan yang menimpa kehidupan Imam as

    • Sayid Mahdi Ayatullahi
    • Ammar Fauzi Heryadi
    • 1
    • Majma Jahani Ahlul bayt
    • 2004
    • 1
    • Qom Iran