Rujukan Islam

  • features

    1. home

    2. book

    3. Puncak Kefasihan ( Nahjul Balaghah )

    Puncak Kefasihan ( Nahjul Balaghah )

    • Syarif Radhi
    • 1
    • Penerbit Lentera
    download

      Download

    Puncak Kefasihan ( Nahjul Balaghah )
    3 (60%) 2 votes
    description book specs comment

     Puncak Kefasihan ( Nahjul Balaghah ): Pilihan Khotbah, Surat dan Ucapan Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib R.A

    Puncak Kefasihan ( Nahjul Balaghah ) adalah kumpulan dari ucapan dan tulisan Imam Ali As yang penulisannya selesai pada akhir abad keempat Hijriah (di tahun 400 H). Buku ini disusun dan dikumpulkan oleh Sayid Radhi. Kriteria seleksi tuturan-tuturan Imam Ali ini adalah sastra kefasihan. Dalam kitab ini tuturan hikmah dan pidato telah dikumpulkan, sebagaimana Sayid Radhi adalah seorang penyair besar dan tokoh sastra yang menonjol yang memiliki karya luar biasa. Adapun pekerjaan yang telah dikumpulkannya ini membuatnya bangga dan ia menulis:

    “Pekerjaan ini telah membuat namaku besar dan menyebabkan ketenaranku di dunia, juga merupakan simpanan untukku di akhirat kelak. Dan dengan irama ini, cukuplah kebesaran Amirul Mukminin Ali, ditambah dengan seluruh keutamaan lain dan latar belakang kehidupannya, dalam retorika dan kefasihan juga dikenal seakan-akan melampaui dari semua pendahulunya. Telah sampai sedikit kepada kita dari perkataan fasih dan beretorika dari nenek moyang kita, tetapi Amirul Mukminin Ali adalah sebuah lautan dengan dasar tak bertepi yang tak seorangpun mampu menandinginya dan ini adalah sebuah kumpulan dari keutamaan-keutamaannya yang tak ada seorang pun setara dengannya.”

    Kefasihan ucapan Imam Ali As diyakini telah banyak mempengaruhi para pujangga Arab tingkat tinggi. Nahjul Balaghah adalah ensiklopedia dari budaya Islam:

    1. Teologi
    2. Dunia Malaikat
    3. Asal usul alam semesta
    4. Sifat Manusia (Human Nature)
    5. Bangsa-bangsa lain
    6. Tata pemerintahan yang baik atau zalim …

    Namun poin utamanya adalah bahwa dari seluruh ucapan ini, keinginan imam bukan mengajarkan ilmu alam dan zoologi atau memahami poin-poin filosofis dan historis. Bentuk pembahasan semacam ini seperti Al-Quran Al-Karim yang mengupas dengan bahasa nasehat yang terasa dari setiap fenomena atau tercerna dengan akal, sebuah contoh yang jelas dan dapat dipahami oleh si pendengar, lalu perlahan-lahan membawanya ke tempat yang perlu ia datangi untuk sampai ke haribaan Allah SWT.

    Nahjul Balaghah disusun dalam tiga bagian: Pidato-pidato, surat-surat dan kata-kata mutiara (hikmah). Imam di sela-sela pidatonya mengajak masyarakat untuk menjalankan perintah Allah dan meninggalkan hal-hal yang terlarang dan dalam surat-suratnya memesan kepada para pejabat bawahannya supaya mereka menjaga dan mematuhi hak-hak masyarakat. Kata-kata mutiara pendek Nahjul Balaghah adalah kumpulan kata-kata bijak dan instruktif yang telah diungkapkan dalam puncak kefasihan sastra. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan telah banyak penjelasan atau syarah yang ditulis oleh para ulama, baik Sunni maupun Syiah.

    • Syarif Radhi
    • 1
    • Penerbit Lentera
    • 1996
    • Cetakan Pertama
    • Jakarta