Rujukan Islam

  • features

    1. home

    2. book

    3. SUNNAH-SYIAH DALAM DIALOG

    SUNNAH-SYIAH DALAM DIALOG

    • Husein al-Habsyi
    • 1
    • Yayasan Ats Tsaqalain
    download

      Download

    SUNNAH-SYIAH DALAM DIALOG
    3.5 (70%) 4 vote[s]
    description book specs comment

    Risalah di hadapan anda ini adalah hasil Dialog antara Al-Ustadz Husein Al-Habsyi dengan mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Islam Yogyakarta (UII) di Solo. Dalam dialog tersebut para mahasiswa menanyakan beberapa masalah tentang Madzhab Syi’ah Imamiyah, antara lain:

    1. Benarkah Syi ‘ah itu Kafir?

    2. Bagaimana Pendirian Madzhab Syi’ah tentang sahabat Nabi Saww?

    3. Benarkah Syi‘ah berpendapat bahwa Khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman itu tidak sah?

    4. Benarkah Syi‘ah itu meragukan Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan bahkan tidak menggunakannya? Apakah dengan membuang Hadits-hadits riwayat Abu Hurairah, Islam ini akan lenyap? Dan bagaiman akhirnya nanti?

    5. Mohon penjelasan tentang Hadits Tsaqalain (Qur’an wa Sunnati) atau Qur’an wa Itrati AhIi Baiti mana yang lebih shahih?

    6. Kalau Sunnah pada zaman Nabi ternyata tidak dibukukan, tetapi mengapa sampai juga kepada kita dan dipakai oleh kita Ahlussunnah. Kemudian apakah mungkin di zaman itu ada pemalsu-pemalsu Hadits?

    7. Apakah Itrah itu? Apakah yang dimaksud ltrah itu sampai keturunan Rasulullah saw yang sekarang ini atau mungkin ada batasannya?

    8. Di mana turunnya ayat yang berkenaan dengan peristiwa Ghadir Khum dan berkaitan dengan peristiwa apa?

    9. Benarkah tuduhan bahwa Syi’ah menambah dan mengurangi ayat-ayat Al-Qur’an dan melakukan perubahan -perubahan?

    10. Mengapa Syi’ah Imamiyah kalau Shalat hanya tiga waktu?

    11. Bagaimana menurut faham kita Ahlus sunnah tentang masalah Raj’ah?

    12. Mungkin Ustadz tahu apa sebenarnya makna Rafidhah?

    Dalam jawabannya terhadap pertanyaan mereka, Ustadz Husein menggunakan pendapat Ahlus sunnah, dengan maksud agar serangan-serangan (tuduhan-tuduhan) yang dilemparkan kepada Madzhab Syi’ah lmamiyah dapat dihentikan karena kedua Madzhab itu tidak berbeda dalam masalah-masalah pokok. Semoga risalah kecil yang kami kutip dari kaset tanya jawab Ustadz Husein dengan para mahasiswa ini, dengan kami tambahkan catatan kaki dan setelah kami tanyakan kepada Ustadz sebagai sumber rujukan, maka dapat menambah wawasan pengetahuan kita, agar kita tidak mudah memvonis saudara-saudara kita sesama muslim secara in-absentia dan teks-book thingking kita.

    • Husein al-Habsyi
    • 1
    • Yayasan Ats Tsaqalain
    • 1991
    • Cetakan Pertama
    • Solo