Rujukan Islam

  • features

    1. home

    2. book

    3. Tiga Agama Satu Tuhan: Sebuah Dialog

    Tiga Agama Satu Tuhan: Sebuah Dialog

    • George B. Grose & Benjamin J. Hubbard
    • 1
    • 979433068x
    download

      Download

    Tiga Agama Satu Tuhan: Sebuah Dialog
    4.3 (85.71%) 7 vote[s]
    description book specs comment

    Buku terbitan Penerbit Mizan ini adalah terjemahan dari “The Abraham Connection”. Isinya sendiri berupa rekaman tertulis dialog keagamaan antara tiga agama besar: Yahudi (diwakili David Gordis), Kristen (diwakili George Grose), dan Islam (diwakili Muzammil Siddiqi—lulusan Harvard loh). Dalam terjemahan Indonesianya, Nurcholis Majid memberikan pengantar. Dalam pengantar tersebut Cak Nur mengingatkan bahwa dalam tiap agama ada dua sisi: ideal dan real, sehingga tidaklah adil jika kita membandingkan sisi ideal agama kita sendiri dengan sisi real agama lain, begitu pun sebaliknya.

    Ada enam dialog yang berlangsung pada enam kesempatan yang berbeda. Dialog berjalan mulus, meski awalnya salah satu pihak (Siddiqi) bicara dengan nada mendakwahi pihak lainnya. Dalam dialog pertama, topik yang dibahas adalah posisi para nabi. Ketiga agama sepakat bahwa Ibrahim adalah nabi perintis monoteisme. Bahkan, latar keluarga Nabi Ibrahim yang bekerja membuat berhala serta kisah Nabi Ibrahim menyangkal benda-benda langit sebagai Tuhan juga tertulis dalam Midrash (kitab suci Yahudi). Ketiga agama juga sepakat bahwa Musa adalah nabi yang menerima Taurat (kitab suci tertinggi Yahudi). Pertentangan baru terjadi ketika membahas posisi Nabi Isa dan Muhammad. Gordis mengemukakan bahwa Nabi Isa tidak dikenal oleh agama Yahudi, begitu juga Nabi Muhammad, sebab periode kenabian Yahudi berakhir pada masa Nabi Maleakhi. Grose sendiri mengungkapkan bahwa umat Kristiani tidak mengimani Muhammad karena ajarannya (mengenai Nabi Isa yang tidak disalib) yang dinilai bertentangan dengan inti agama Kristen. Grose juga merasa tidak nyaman bahwa umat Islam memanfaatkan Injil untuk “mencari” Muhammad, padahal dia sendiri mengaku tidak pernah menemukan Muhammad di dalamnya. Sementara itu, Siddiqi bersikeras bahwa Injil saat ini sudah mengandung campur tangan manusia.

    • George B. Grose & Benjamin J. Hubbard
    • 1
    • 979433068x
    • mizan
    • 1999
    • Cetakan Pertama
    • Bandung