Rujukan Islam

  • features

    1. home

    2. post

    3. Taqiyah

    Taqiyah

    Taqiyah
    Rate this post
    description post specs comment

    Taqiyah

     

    1. Imam Baqir as berkata, “Taqiyah dari agamaku dan agama ayah-ayahku. Barangsiapa yang tidak bertaqiyah berarti tidak memiliki iman.”[1]
    2. Imam Baqir as berkata, “Taqiyah terkait dengan kasus-kasus darurat dan orang yang bertaqiyah harus lebih mengetahui kapan kondisi darurat terjadi.”[2]
    3. Imam Baqir as berkata, “Apa yang lebih indah dimataku selain taqiyah? Sesungguhnya taqiyah merupakan perisai seorang mukmin.”[3]
    4. Imam Baqir as berkata, “Sesungguhnya taqiyah hanya dilakukan untuk mencegah mengalirnya darah. Bila telah sampai pada masalah darah, maka di situ sudah tidak ada taqiyah.”[4]
    5. Imam Shadiq as berkata, “Bila masalah kemunculan Imam Mahdi af semakin dekat, maka taqiyah juga menjadi semakin kuat.”[5]
    6. Imam Shadiq as berkata, “Taqiyah adalah perisai antara Allah dan makhluk-Nya.”[6]
    7. Imam Baqir as berkata, “Bila penguasa bersikap kekanak-kanakan, maka berlakulah secara lahiriah seperti masyarakat dan menentang perbuatan itu di dalam batin.”[7]
    Sumber: Vajeh-haye Akhlak az Ushul Kafi, Ibrahim Pishvai Malayeri, 1380 Hs, cet 6, Qom, Entesharat Daftar Tablighat-e Eslami.[islamic-Sources/Icc-Jakarta]
    [1] . Bab at-Taqiyah, hadis 12.
    [2] . Ibid, hadis 13.
    [3] . Ibid, hadis 14.
    [4] . Ibid, hadis 16.
    [5] . Ibid, hadis 17.
    [6] . Ibid, hadis 19.
    [7] . Ibid, hadis 20.